Hari Lebaran Saatnya Akui Kesalahan
General
April 25, 2022

Ketika mendengar kata “lebaran”, banyak di antara kita langsung mengaitkannya dengan momen maaf memaafkan. Berbicara tentang maaf, tentu tidak bisa lepas dari berbicara mengenai kesalahan. Sayangnya, banyak diantara kita yang masih sulit mengakui kesalahan, sehingga momen maaf-memaafkan pun tidak pernah tercapai.

Kenapa kita bisa begitu sulit ya mengakui kesalahan?

Ketika terjadi argumen mengenai suatu hal, kita kerap merasa bahwa kita adalah pihak yang benar dan mereka yang salah. Begitu pula sebaliknya. Lalu, apa yang terjadi? Tentu pertengkaran, karena kedua belah pihak sama-sama tidak merasa salah.

Wajar memang merasa susah mengakui kesalahan, karena kita sangat sering dididik atau dituntut untuk jadi yang terbaik. Semakin berkembangnya zaman, kita pun semakin kompetitif. Kita seolah harus terlihat sempurna, menutupi segala kesalahan kita. Jangan sampai orang tahu kekurangan, kelemahan, serta kesalahan kita. Kita jadi nggak punya self-awareness atau kesadaran diri.

Nah, saat apa yang kita percaya atau yakini ternyata salah, kita merasa sangat tidak nyaman. Kita merasa lemah, seolah dunia sedang melawan kita. Sering pula nih, ketika kita mengakui kesalahan, kita malah dipermalukan orang-orang. Kita pun akhirnya memasang mekanisme pertahanan dalam diri kita: bahwa kitalah yang benar, dan merekalah yang salah. Dan itu semua membuat kita jadi tidak terbuka dengan pembelajaran baru.

Cara mengakui kesalahan

cara mengakui kesalahan

Pertama, sadari bahwa kamu adalah manusia. Berapa pun besar usahamu untuk melakukan yang terbaik, ada kalanya kamu melakukan kesalahan, dan ini sangat manusiawi.

Kedua, be humble. Tundukkan egomu dan berempatilah pada mereka yang berseberangan pendapat denganmu. Sadari bahwa mereka pun manusia yang juga punya perasaan dan pikiran. Coba lihat dari sudut pandang mereka. Sadari bahwa kamu punya hal-hal yang nggak kamu ketahui, dan mereka bisa jadi punya hal-hal yang kamu butuhkan.

Ketiga, coba introspeksi diri. Lihat dan telaah apa saja kesalahan serta kekuranganmu. Jangan pernah malu memiliki kekurangan atau telah melakukan kesalahan, karena mereka adalah bagian dari dirimu. Terima kesalahanmu lalu cari tahu juga apa yang bisa kamu improve dari dirimu.

Masih ada dua langkah penting lagi agar kamu bisa melatih diri dalam mengakui kesalahan. Penasaran? Yuk cari tau caranya di sesi “Tutorial Mengakui Kesalahan” di program Intellectual Humility dari Mindtera. Semoga dapat membantumu untuk lebih rendah hati dalam mengakui kesalahan.

Rekomendasi Program Sesuai Artikel Ini

Intellectual Humility
Selalu merasa paling benar sampai-sampai orang lain menjauh darimu? Ini saatnya kamu mempelajari intellectual humility. Program ini ditujukan untuk kamu yang ingin membuka hati dan memahami bahwa kamu selalu punya ruang untuk kesalahan, sehingga kamu tergerak untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Kecerdasan Sosial
Sebagai makhluk sosial, tentu kita tidak lepas dari berinteraksi dengan orang lain. Kali ini, pelajari cara berinteraksi dan bersosialisasi yang baik dengan orang-orang di sekitarmu.
Mengenal Kecerdasan Sosial
Apa pentingnya sih kecerdasan sosial dalam kehidupan? Eits, kecerdasan sosial sangat membantumu untuk menjadi lebih peka dan empati dalam interaksi sosial, lho. Karena itu, yuk kenali komponen kecerdasan sosial dan pahami bagaimana ciri-ciri karakter seseorang yang memiliki kecerdasan sosial yang tinggi. Apakah kamu salah satunya? Temukan jawabannya di sini.
Kebaikan Hati
Sudahkah kamu berbuat kebaikan hari ini? Atau, adakah kebaikan yang sudah kamu terima hari ini? Yuk, mulai bentuk chain of kindness di sekitar kita.

Share this article