Mengenali Diri Sendiri Sebagai Bekal Merancang Masa Depan
General
November 28, 2022

Kalau sekarang ditanya, “seberapa kenal kamu dengan diri sendiri?” kamu akan menjawab seperti apa? Apakah kamu yakin sudah cukup mengenal diri sendiri? Coba, sekarang Mindtera tanya, sebutkan dengan cepat apa 5 kelebihan & kekuranganmu.

Bagaimana? Apa kamu sudah berhasil menjawabnya dengan cepat? Atau, masih belum tahu apa jawabannya? Tidak apa-apa, kali ini Mindtera akan membantumu untuk mengenali diri sendiri sebagai bekalmu dalam merancang masa depan. Karena langkah pertama dalam merancang masa depan adalah kamu harus mampu mengenali diri sendiri terlebih dahulu.

Mengapa Mengenali Diri Sendiri itu Penting?

Pengetahuan tentang diri sendiri atau self-knowledge adalah tentang memahami dan mengenal diri sendiri, dimana kamu mampu mengetahui hal-hal tentang dirimu seperti preferensi, kelebihan, dan kelemahan diri sendiri.

Karena begitu banyak waktu dalam hidup yang kamu habiskan untuk bekerja, jadi kamu harus aware dengan career path-mu kedepannya, dan mengusahakan untuk menikmati pekerjaan yang kamu lakukan. Tetapi kebanyakan dari kita kemungkinan besar akan menyetujui bahwa menemukan pekerjaan yang cocok tidaklah mudah.

Misalnya: mungkin kamu sudah tahu bidang apa yang ingin kamu geluti dan topik apa yang menarik minatmu. Tetapi dalam kebanyakan kasus, informasi ini tidak akan cukup untuk menemukan pekerjaan yang cocok dan memuaskanmu. Padahal, aspek penting yang perlu dipertimbangkan saat mencari pekerjaan adalah, apakah kamu senang bekerja dalam tim, peran apa yang cocok untuk kamu saat di dalam tim, mengetahui lingkungan kerja seperti apa yang kamu sukai, dan mencari tahu kualitas apa yang kamu miliki.

Nah, di sinilah pengetahuan tentang diri harus menjadi pedoman utama ketika membuat keputusan seperti ini. Memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan, motivasi, kelebihan, dan kelemahanmu sendiri akan memungkinkanmu membuat pilihan yang benar-benar sesuai dengan dirimu. Dan dengan begitu, hal ini akan membuatmu menjadi orang yang jauh lebih bahagia pada akhirnya.

Cara Mengenali Diri Sendiri

1. Tingkatkan self awareness

Self-awareness adalah kemampuan seseorang dalam memahami, mengerti, dan menerima perasaan, pikiran, pengalaman, serta nilai diri sendiri. Dengan kesadaran diri, kamu bisa juga memahami keadaan orang-orang di sekitarmu dan kamu bisa bercermin dari penilaian mereka tentangmu. Kamu akan memahami situasi sosial serta perasaan orang lain juga, lho. Dengan begitu, kesadaran diri akan membantumu untuk berkembang, baik secara personal ataupun profesional.

2. Rutin menulis jurnal

Menulis pikiran dan perasaanmu dalam jurnal pribadi adalah tools yang ampuh untuk membantumu mengenal diri sendiri lebih baik. Menulis secara ekspresif memiliki banyak manfaat kesehatan mental dan emosional termasuk peningkatan keterampilan berpikir kritis, prioritas tujuan, dan mengurangi depresi dan kecemasan. Ini juga berfungsi sebagai arsip self-reflection tentang siapa kamu, dan memudahkanmu untuk mengamati self-growth dalam dirimu dari waktu ke waktu.

3. Latih self compassion

Semakin banyak kamu belajar tentang diri sendiri, semakin kamu mungkin merasa tergoda untuk menilai diri sendiri secara kritis atau menjadi sibuk dengan mengubah kelemahan yang kamu miliki. Ingatlah bahwa dengan dirimu yang sebenarnya saat ini kamu sudah cukup bernilai. Jadi, cobalah seimbangkan keinginanmu untuk memperbaiki diri dengan self compassion dan penerimaan diri. Luangkan waktu untuk menghargai berapa banyak kerja keras yang kamu lakukan untuk sampai di sini dan merayakan pencapaianmu, baik besar maupun kecil.

4. Temukan ‘blind spots’

Coba deh, seberapa sering kamu secara sengaja meminta feedback tentang diri kamu sendiri? Kalau kamu seperti kebanyakan orang, mungkin tidak sering. Padahal, feedback yang baik adalah salah satu cara tercepat dan paling efektif untuk menumbuhkan dan meningkatkan kualitas diri kita sendiri.

Sementara, ada banyak aspek dari diri kita yang mungkin perlu diperbaiki, itu adalah bagian dari diri kita yang tidak dapat kita lihat —blind spots kita—itulah masalah sebenarnya.

Dan di sini lah orang lain diposisikan untuk memperhatikan dan membantu kita untuk melihatnya.

Lalu, bagaimana tepatnya kita harus meminta feedback tentang diri kita sendiri?

Berikut adalah beberapa saran untuk memulai:

  • Pilih hubungan yang solid dalam hidupmu: orang tua, pasangan, sahabat, dll. Seseorang dengan siapa kamu memiliki hubungan yang cukup intens sehingga mereka bersedia menunjukkan sesuatu yang negatif tentangmu.
  • Mulai dari yang kecil. Pertama, tanyakan tentang sesuatu yang tidak terlalu besar atau mengancam. Ini tentang membangun kepercayaan orang lain bahwa kamu dapat menerima kritik dengan baik.
  • Terima kritik dengan baik. Hindari sikap defensif dengan segala cara. Antisipasi bahwa kamu tidak akan merasa hebat saat seseorang menunjukkan kekurangannya. Dan tidak apa-apa. Itu normal untuk merasa seperti itu. Cobalah yang terbaik untuk hanya mengakui feedback mereka dan berterima kasih kepada mereka karena telah memberikannya.

5. Luangkan waktu untuk memperjelas personal value

Coba tanyakan lagi pada dirimu, seberapa sering kamu meluangkan waktu dengan sengaja untuk mempertimbangkan value dan impian-impianmu?

Jika kamu seperti kebanyakan dari kita, kesibukan kehidupan sehari-hari cenderung menggringmu dalam arus aktivitas yang konstan tanpa banyak waktu untuk refleksi, terutama refleksi pada personal value-mu.

Jadi, sudah tidak heran lagi jika kamu mengalami kesulitan mencapai tujuan dan menemukan kepuasan.

Bentuk dari self-awareness melibatkan kesadaran dan kejelasan tentang hal-hal yang benar-benar penting bagi kita:

“Kenapa saya disini?”

“Apa yang membuat saya terpanggil?”

“Apa yang membuat kehidupan terasa memuaskan yang benar-benar bisa saya banggakan?”

Jadi, mulai sekarang luangkan banyak waktu berkualitas untuk benar-benar mempertimbangkan & memperjelas personal value-mu.

Seorang karyawan yang memiliki self mastery atau self knowledge yang kuat tidak hanya akan membawa kesuksesan dalam kehidupan pribadinya, namun juga kemajuan bagi perusahaan. Jadi, yuk mulai ukur dan pantau perkembangan karyawan dengan beragam Assessment dari Mindtera!

Mindtera hadir untuk membantumu mewujudkan tempat kerja yang paling bahagia. Kami membantu perusahaan menyelesaikan masalah turnover karyawan yang tinggi, kinerja yang rendah, dan meningkatkan produktivitas dengan solusi end-to-end.

Book your FREE DEMO now!

Share this article