Ikuti "Cultivate Happy Work Culture" dari Mindtera x Glints untuk tingkatkan produktivitas karyawan. Daftar GRATIS di sini! 🎉
Employee Assistance Program: Solusi Membangun Tempat Kerja yang Produktif dan Bahagia
Karir
19
January 2023

Jika akhir-akhir ini perusahaan terus menerus mengalami penjualan yang lesu, coba evaluasi kembali bagaimana keadaan karyawan di tempat kerja.

Apakah karyawan sedang mengalami masalah di pekerjaan dan kehidupan pribadi? Apakah karyawan sudah mencapai level wellbeing yang baik? Atau, apakah karyawan sudah bahagia di tempat kerja?

Mungkin bagi sebagian perusahaan, unsur kebahagiaan di tempat kerja bukanlah suatu hal yang penting untuk diperhatikan. Padahal, menurut studi Harvard Business Review, bisnis dapat balik modal 150% jika perusahaan melakukan inisiatif untuk membahagiakan karyawannya.

employee assistance program adalah

Employee Assistance Program untuk Mendukung Kebahagiaan Karyawan dan Performa Bisnis

Kebahagiaan karyawan tidak sebatas besaran gaji yang perusahaan berikan. Melainkan, bagaimana perusahaan memperlakukan karyawan di tempat kerja dengan menciptakan happy work culture lewat Employee Assistance Program (EAP).

Employee Assistance Program adalah program yang dirancang untuk membantu karyawan dalam mengatasi masalah produktivitas dan pribadi yang mungkin mempengaruhi kinerja serta hubungan interpersonal di tempat kerja.

Beberapa masalah umum yang dapat dibantu oleh EAP untuk karyawan:

  1. Manajemen stress. Menurut WebMD, pekerjaan dan keuangan adalah penyebab utama stress. Tersedianya konseling manajemen stress dapat memberi karyawan sumber daya dan teknik untuk mengatasi stress serta meminimalisir dampaknya.
  2. Konseling duka. Keharusan untuk bekerja di tengah rasa duka seringkali sulit untuk dilakukan. Konseling duka adalah satu cara yang paling dapat diandalkan untuk membantu karyawan melalui masa-masa sulit tanpa merasa putus asa.
  3. Manajemen krisis. Krisis dapat terjadi dan seringkali datangnya tiba-tiba. Misalnya, kehilangan rumah karena bencana alam hingga sejumlah masalah tak terduga lainnya. Manajemen krisis membantu karyawan fokus pada apa yang dapat mereka kendalikan serta membantu mereka tetap teratur. Sumber daya manajemen krisis juga dapat membantu karyawan bangkit kembali dengan cepat.
  4. Gangguan psikologis (kesehatan mental). Bantuan EAP melibatkan identifikasi masalah dan merujuk ke ahli yang tepat untuk mendapatkan bantuan khusus yang mereka butuhkan.
  5. Layanan keluarga. Layanan keluarga diperuntukkan untuk menyusun strategi seputar pengasuhan anak dan keluarga berencana. EAP menawarkan saran untuk mengatur sumber daya, waktu, dan ide untuk membangun lingkungan keluarga yang lebih baik dan harmonis.
  6. Layanan keuangan. Karyawan yang membutuhkan bantuan mengenai saran penganggaran, pembayaran hutang, membentuk dana darurat, atau strategi untuk mencapai kebiasaan belanja yang sehat dapat menemukannya melalui EAP.
  7. Masalah terkait pekerjaan. Saat karyawan menghadapi masalah di tempat kerja, seperti mengelola hubungan dengan rekan kerja atau switching career, layanan EAP dapat memandu karyawan ke arah yang tepat dan menawarkan solusi.
  8. Rujukan konseling. Untuk banyak permasalahan di bawah lingkup EAP, rujukan konseling adalah solusi jangka panjang dengan prospek terbaik untuk memberikan bantuan yang berarti bagi karyawan.

Jadi, EAP dapat menangani masalah seputar produktivitas kerja, pengembangan karir, kesehatan mental dan fisik, serta aspek kehidupan pribadi karyawan.

employee assistance program adalah

Manfaat Employee Assistance Program

Bagi perusahaan, EAP mengurangi stress dan distraksi masalah pribadi yang dapat berkontribusi pada:

1. Meningkatnya Produktivitas Karyawan

Karyawan yang sehat secara mental dan fisik adalah investasi terbaik perusahaan. Jika karyawan sehat, mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk terlibat dengan pekerjaannya. Karyawan yang terlibat juga cenderung memiliki kinerja yang lebih tinggi. Ditambah lagi, studi Gallup menemukan bahwa unit bisnis yang memiliki keterlibatan tinggi pada karyawan mengalami peningkatan produktivitas sebesar 17%.

2. Mengurangi Absensi Karyawan

Studi Gallup juga menemukan bahwa unit bisnis yang memiliki keterlibatan tinggi pada karyawan mengalami penurunan absensi sebesar 41%. Ketika karyawan sehat, mereka akan mengambil hari sakit lebih sedikit. Persentase dari karyawan yang tiba tepat waktu di tempat kerja juga akan lebih tinggi, karena mereka tidak tertunda oleh hambatan fisik atau mental.

3. Meningkatnya Retensi Karyawan

EAP mendukung kesehatan dan wellbeing karyawan, sehingga mereka dapat fokus pada pekerjaan. Ini dapat membuat karyawan lebih terlibat dan puas dengan pekerjaan dan organisasi mereka, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat retensi karyawan. Mempertahankan tingkat retensi yang tinggi sangat penting untuk keuntungan perusahaan. Menurut Gallup, biaya turnover seorang karyawan dapat berkisar dari setengah hingga dua kali gaji tahunan karyawan tersebut.

4. Meningkatnya Keamanan pada Karyawan

Di Amerika Serikat, ada sekitar tujuh juta kecelakaan kerja yang dilaporkan setiap tahun, sehingga mengakibatkan rata-rata 99 juta hari perusahaan mengalami penurunan produktivitas. Cedera tersebut disebabkan oleh berbagai hal seperti stres yang berulang atau kecelakaan (misalnya, jatuh atau terpeleset). Meskipun perusahaan tidak dapat mencegah terjadinya setiap kecelakaan, EAP dapat membantu memastikan karyawan menjaga kesehatan fisik dan mental mereka, menempatkan mereka pada posisi terbaik agar aman, dan berhati-hati di tempat kerja.

5. Menghemat Waktu dan Biaya

Departemen HR dapat menghabiskan banyak waktu menangani kecelakaan dan klaim kompensasi karyawan. Ketika karyawan dapat mengelola stress dengan lebih baik melalui EAP, mereka tidak hanya lebih bahagia dan lebih produktif. Mereka juga bekerja lebih cerdas dan aman, terutama dalam hal pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik atau manual.

Berinvestasi dalam EAP dapat menurunkan kemungkinan kecelakaan dan klaim kompensasi karyawan. Sehingga, dapat menghemat banyak waktu dan biaya yang seharusnya perusahaan keluarkan untuk klaim tersebut.

Bagi karyawan, EAP juga memberikan manfaat:

  • Akses ke berbagai jenis dan lapisan sumber daya, yang biasanya memakan waktu dan biaya bagi karyawan untuk mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan memperolehnya secara mandiri
  • Dorongan yang kuat untuk mencari bantuan dalam menangani tantangan. Selain itu, EAP juga dapat mengurangi stigma yang terkait terhadap masalah tertentu
  • Anonimitas, terutama saat menangani masalah terkait tempat kerja atau masalah yang sangat sensitif yang tidak ingin karyawan bagikan kepada rekan kerja atau manajer
  • Mengurangi kecemasan di tempat kerja dan di rumah
  • Lebih banyak kemauan atau semangat untuk pergi bekerja
  • Akses langsung dan cepat ke profesional yang dapat memberikan dukungan yang mereka butuhkan
  • Akses mudah lewat hotline 24/7
  • Mengurangi risiko masalah yang meluas ke kinerja karyawan dan berakibat pada membahayakan pekerjaan
  • Peningkatan wellbeing secara keseluruhan

Mindtera Lebih Dari Employee Assistance Program

Mindtera sebagai Platform Employee Assistance Program (EAP) #1 di Indonesia, hadir untuk membantu perusahaan dalam mengelola produktivitas, kinerja, dan wellbeing karyawan yang didukung oleh teknologi, data, dan human science.

Platform EAP Mindtera mencakup konseling individu, group coaching, psychological assessments, wellness program, training & development dan layanan dukungan lainnya untuk masalah produktivitas, kinerja dan wellbeing karyawan. Platform EAP Mindtera yang andal, dapat membantu perusahaan mencapai kerja sama tim yang lebih baik dan peningkatan produktivitas untuk karyawan yang lebih terlibat.

employee assistance program adalah

Coba GRATIS 14 Hari!

Dapatkan tips seputar karir & personal growth setiap minggu
Jadi yang pertama tahu tentang tips terjitu seputar karir dan informasi produk kami yang terbaru.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Bagikan Artikel